Showing posts with label Kimia SMU Kelas X. Show all posts
Showing posts with label Kimia SMU Kelas X. Show all posts

Wednesday, April 3, 2013

Menentukan Rumus Kimia Hidrat

Hidrat adalah zat padat yang mengikat beberapa molekul air sebagai bagian
dari struktur kristalnya.
Contoh:
1. Terusi (CuSO4.5 H2O) : tembaga(II) sulfat pentahidrat
2. Gipsum (CaSO4.2 H2O) : kalsium sulfat dihidrat
3. Garam inggris (MgSO4.7 H2O) : magnesium sulfat heptahidrat
4. Soda hablur (Na2CO3.10 H2O) : natrium karbonat dekahidrat
Jika suatu senyawa hidrat dipanaskan, maka ada sebagian atau seluruh air
kristalnya dapat dilepas (menguap). Jika suatu hidrat dilarutkan dalam air, maka
air kristalnya akan lepas.
Contoh: CuSO4.5 H2O(s) → CuSO4(aq) + 5 H2O(l)

Gambar 3.11 CuSO4.5 H2O (kiri) dan CuSO4 (kanan). Sumber: Chemistry, The Molecular Nature of Matter & Change, Martin S. Silberberg, 2000.
Jumlah molekul air kristal dari suatu senyawa hidrat dapat ditentukan melalui cara sebagai berikut.
Contoh:
Sebanyak 5 gram hidrat dari tembaga(II) sulfat (CuSO4.5 H2O) dipanaskan sampai semua air kristalnya menguap. Jika massa padatan tembaga(II) sulfat yang terbentuk adalah 3,2 gram, tentukan rumus hidrat tersebut! (Ar Cu = 63,5, S = 32, O = 16, dan H = 1).
Jawab:
Massa H2O = 5 gram – 3,2 gram = 1,8 gram
Mol CuSO4 =  \frac{Massa\: CuSO_{4}}{Mr\: CuSO_{4}}=\frac{3,2\: gram}{159,5\: gram/mol}= 0,02\: mol
Mol H2O =  \frac{Massa\: H_{2}O}{Mr\: H_{2}O }=\frac{1,8\: gram}{18\: gram/mol}= 0,01\: mol
Perbandingan mol CuSO4 : H2O
= 0,02 mol : 0,1 mol
= 1 : 5
Karena perbandingan mol = perbandingan koefisien, maka x = 5.
Jadi, rumus hidrat tersebut adalah CuSO4.5 H2O.

Menentukan Rumus Empiris Dan Rumus Molekul

Rumus Kimia
                 Seperti yang telah disinggung rumus kimia merupakan salah satu ciri khas senyawa kimia. Rumus kimia suatu senyawa menyatakan lambang dan jumlah atom unsur yang menyusun suatu senyawa tanpa menyebut senyawa tersebut termasuk senyawa ionik atau kovalen. Rumus kimia sendiri terbagi menjadi rumus empiris dan rumus molekul.
                   Rumus molekul dan rumus empiris suatu senyawa hanya terjadi perbedaan jumlah atom, sedangkan atom unsur penyusun senyawa tetap. Namun demikian beberapa senyawa memiliki rumus molekul dan rumus empirisnya yang sama, misalnya H2O (air) dan NH3 (amoniak).
                  Jumlah atom dalam suatu rumus kimia menyatakan jumlah mol dari unsur terkait, jadi rumus kimia suatu senyawa merupakan perbandingan mol atom unsur penyusun senyawa tersebut. Dari perbandingan atom atau perbandingan mol ini dapat ditentukan perbandingan massa dan % massa dari unsur-unsur yang menyusun senyawa tersebut.
                   Untuk memperjelas hal ini perhatikan contoh berikut! misalnya vitamin C yang mengandung asam askorbat dengan rumus molekul C6H8O6, maka:
· Rumus molekul C6H8O6
· Perbandingan mol atom unsur
C : H : O = 6 : 8 : 6
· Perbandingan massa unsur
C : H : O = 6 x Ar. C : 8 x Ar.H : 6 x Ar.O
= (6 x 12) : (8 x 1) : (6 x 16)
= 72 : 8 : 96
· Jumlah perbandingan = Mr
72 + 8 + 96 = 176
· % massa masing-masing unsur
clip_image002
clip_image004
clip_image006
Berikut adalah rumus untuk menghitung % massa unsur dalam senyawa
clip_image008

Rumus Empiris dan Rumus Molekul
Rumus Empiris
                Rumus empiris adalah rumus kimia yang menyatakan perbandingan terkecil jumlah atom-atom pembentuk senyawa. Misalnya senyawa etena yang memiliki rumus molekul C2H4, maka rumus empiris senyawa tersebut adalah CH2.
                 Dalam menentukan rumus empiris yang dicari terlebih dahulu adalah massa atau persentase massa dalam senyawa, kemudian dibagi dengan massa atom relatif (Ar) masing-masing unsur. artinya untuk menentukan rumus empiris yang perlu dicari adalah perbandingan mol dari unsur-unsur dalam senyawa tersebut.

Contoh
Suatu senyawa mengandugn 64,6 g natrium, 45,2 g belerang dan 90 g oksigen. Jika diketahui Ar.N = 23, Ar.S = 32, ddan Ar.O = 16. Maka tentukan rumus empiris senyawa tersebut?
Jawab
clip_image026
Jadi rumus empiris senyawa tersebut adalah Na2SO4.

Rumus Molekul
                 Rumus molekul adalah rumus kimia yang menyatakan jenis dan jumlah atom yang menyusun suatu senyawa. Misalnya: C2H4 (etena), CO(NH2)2 (urea) dan asam asetat atau asam cuka (CH3COOH). Rumus molekul dapat didefinisikan sebagai rumus kimia yang menyatakan perbandingan jumlah dan jenis atom sesungguhnya dari suatu senyawa.
               Dari rumus molekul asam cuka diketahui bahwa rumus molekul tersebut tidak ditulis C2H4O2. Beberapa alasan rumus molekul asam cuka tidak ditulis demikian yaitu
1. Untuk membedakan dengan senyawa lain yang memiliki jumlah atom penyusun yang sama misalnya metil format (HCOOCH3).
2. Rumus molekul menggambarkan struktur molekul. Artinya dari rumus molekul kita dapat menunjukan atom-atom saling berikatan. Pada molekul asam cuka atom C yang pertama mengikat 3 atom H dan 1 atom C berikutnya dan atom C berikunya mengikat 2 atom O kemudian 1 atom O mengikat 1 atom H.
Contoh soal menentukan rumus molekul dari rumus empiris
               200 g senyawa organik mempunyai massa molekul relatif = 180, senyawa ini terdiri dari 40% karbon, 6,6% hidrogen dan sisanya adalah oksigen. Jika diketahui Ar.C = 12, Ar.H = 1, dan Ar.O = 16. Maka tentukan rumus molekul senyawa ini?
Jawab
clip_image028
clip_image030
clip_image032
clip_image034
Jadi rumus empiris senyawa tersebut adalah CH2O
Dari rumus molekul yang telah diperoleh maka rumus molekul dapat ditentukan sbagai berikut
CH2O)n
(Ar C x n) + (2.Ar H x n) + (Ar.O) = Mr senyawa
12n + 2n + 16n = 180
30n = 180
n = 6
jadi rumus molekulnya adalah C6H12O6.
Menentukan Rumus Empiris dan Rumus Molekul Berdasarkan Ar dan Mr
             Tentukan rumus molekul yang dimiliki senyawa dengan umus empiris CH, jika diketahui Mr senyawa tersebut adalah 78?
Jawab
Mr senyawa = (CH)n
78 = (12 + 1)n
78 = 13n
n = 6
jadi rumus molekul yang dimiliki senyawa tersebut adalah (CH)n = C6H6.

Friday, October 16, 2009

Latihan soal Stokiometri

Soal
1.Massa molekul relatif (Mr) senyawa Al2(SO4)3 adalah …….. (Ar O=16, Al = 27, S = 32)
A. 324 B. 342 C. 400 D. 424 E. 442

2.Suatu senyawa X2(SO4)3 memiliki massa molekul relatif 392. Jika massa atom relatif O = 16 dan S = 32, maka harga massa atom relatif X adalah ……
A. 27 B. 32 C. 52 D. 64 E. 104
3.Jika Ar N = 14, O = 16, Mg = 24, Ca = 40, Fe = 56, Ni = 59, Zn = 65. Senyawa dengan Mr paling kecil adalah……
A. Fe(NO3)2 B. Ca(NO3)2 C. Ni(NO3)2 D. Zn(NO3)2 E. Mg(NO3)2

4. Massa molekul relatif CuSO4.5H2O adalah…….(Ar H = 1, O = 16, S = 32, Cu = 64)
A. 160 B. 178 C. 186 D. 240 E. 250

5.Massa rumus relatif dari senyawa Fe2(SO4)3 adalah 400. Jika Ar O = 16, S = 32 maka massa atom relatif (Ar) Fe adalah…….
A. 304 B. 176 C. 112 D. 88 E. 56

6.Jika diketahui massa atom relatif(Ar) H = 1, N = 14 dan tetapan Avogadro = 6 x 1023, maka dalam 8 gram N2H4 terdapat atom nitrogen sebanyak …….
A. 3 x 1023 atom
B. 6 x 1023 atom
C. 9 x 1022 atom
D. 12 x 1024 atom
E. 15 x 1024 atom

7.Massa dari 6,02 x 1022 atom Mg (Ar = 24) adalah ………
A.0,10 gram
B.0,24 gram
C.0,48 gram
D.1,00 gram
E.2,40 gram

8.Massa 1,5 x 1022 molekul gas X2 adalah 0,7 gram. Jika tetapan Avogadro = 6 x 1023 maka massa molekul relatif gas X2 adalah …..
A.14 gram/mol
B.28 gram/mol
C.70 gram/mol
D.140 gram/mol
E.280 gram/mol

9.Jumlah mol belerang dalam 24 gram FeS2 (Ar S = 32, Fe = 56) adalah …..
A.0,02
B.0,04
C.0,10
D.0,20
E.0,40

10.Gas metana (CH4) dibakar sempurna menghasilkan gas karbondioksida dan uap air. Pada suhu dan tekanan yang sama perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi berturut-turut adalah……..
A.5,2,5,10
B.5,5,2,10
C.5,10,5,10
D.5,10,10,5
E.5,5,10,10

11.Suatu reaksi: 2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g). Menurut hipotesa Avogadro, perbandingan volume gas yang bereaksi dengan gas hasil reaksi (T,P) sama adalah ….
A.4 : 2 :1
B.4 : 2 :3
C.2 : 1 :2
D.4 : 1 :4
E.2 : 2 :1

12.Suatu persamaan reaksi: C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(g)
Jika 2,24 L C3H8 dibakar sempurna maka volume gas CO2 yang terjadi pada (T,P) yang sama adalah……
A.6,72 liter
B.4,48 liter
C.3,36 liter
D.2,24 liter
E.1,12 liter

13.Pada suhu dan tekanan yang sama 2 liter gas propane (C3H8) dibakar sempurna menurut reaksi: C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(g)
Volume gas oksigen yang diperlukan sebanyak……..
A.4 liter
B.6 liter
C.8 liter
D.10 liter
E.12 liter

14.Diketahui reaksi: C4H8(g) + 6O2(g) → 4CO2(g) + 4H2O(g)
Jika volume gas O2 yang bereaksi 9 liter, maka volume gas C4H8 dibutuhkan dan CO2
terbentuk adalah ……
A.1 liter dan 4 liter
B.1,5 liter dan 6 liter
C.4 liter dan 4 liter
D.6 liter dan 4 liter
E.1 liter dan 8 liter

15.Diketahui reaksi: N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g) . Jika volume NH3 terbentuk sebanyak 6 liter, maka volume N2 dan H2 yang bereaksi sebanyak ……
A.6 dan 18 liter
B.6 dan 12 liter
C.5 dan 10 liter
D.3 dan 9 liter
E.1 dan 3 liter

16.Jika anda diminta memproduksi 50 L gas amoniak (NH3) dari gas nitrogen dan gas hidrogen menurut reaksi: N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g) maka volume dari gas nitrogen dan gas hidrogen yang dibutuhkan pada suhu dan tekanan sama adalah ……
A.10 L dan 40 L
B.25 L dan 25 L
C.25 L dan 75 L
D.50 L dan 50 L
E.75 L dan 25 L

17.Sebanyak 5,3 gram natrium karbonat (Mr = 106) bereaksi dengan asam klorida berlebih menurut reaksi: Na2CO3(s) + 2HCl(aq) → 2NaCl(aq) + CO2(g) + H2O(g) Pada suhu dan tekanan tertentu, 1 liter gas NO massanya 1 gram maka gas CO2 yang dihasilkan mempunyai volume………. (Ar N = 14, C = 12, O = 16, Na = 23)
A.0,05 liter
B.0,10 liter
C.0,20 liter
D.0,30 liter
E.1,50 liter

18.Bila 50 ml larutan timbal(II)nitrat 0,1M direaksikan dengan 50 ml larutan asam klorida 0,1M menurut reaksi: Pb(NO3)2(g) + 2HCl(aq) → PbCl2(s) + 2HNO3(aq) , Massa endapan PbCl2 (Mr = 278) yang terbentuk sebanyak………..
A.0,035 gram
B.0,050 gram
C.0,278 gram
D.0,695 gram
E.2,780 gram

19.Kadar gas krypton di udara adalah 1,15 x 10-4 %. Jika dinyatakan dalam bpj, kadar tersebut adalah ……
A.1,15 bpj
B.11,5 bpj
C.115 bpj
D.1150 bpj
E.11500 bpj

20.Kadar gas oksigen dalam udara bersih adalah 209400 bpj. Bila dinyatakan dalam persen, maka kadar gas itu adalah ……….
A.20 %
B.20,94 %
C.21 %
D.21 x 10-3 %
E.22 %

21.Kadar maksimum zat besi dalam air minum adalah 0,00003 %. Jika dinyatakan dalam bpj adalah………..
A.0,025 bpj
B.0,250 bpj
C.0,300 bpj
D.0,450 bpj
E.0,500 bpj

22.Sebanyak 8 gram campuran besi dan belerang dipisahkan dengan menggunakan magnet, ternyata massa belerang yang tertinggal 3 gram maka kadar besi dalam campuran itu adalah………..
A.30 %
B.37,7 %
C.50 %
D.62,5 %
E.75 %

23.Diketahui reaksi: Fe(s) + 2HBr(aq) → FeBr2(aq) + H2(g) , apabila 11.2 gram Fe (Ar = 56) direaksikan dengan 200 ml larutan HBr 1M (Mr = 81) maka pada reaksi tersebut zat yang tersisa adalah ……
A.21,8 gram HBr
B.16,2 gram HBr
C.8,00 gram HBr
D.6,2 gram Fe
E.5,6 gram Fe

24.Diketahui reaksi: 2Al(s) + 2H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g) , jika 10,8g logam aluminium (Ar = 27) dimasuk kan ke dalam 300 ml larutan H2SO4 1M (Mr = 98) maka zat yang tersisa adalah …….
A.2,7 gram Al
B.5,4 gram Al
C.8,1 gram Al
D.9,8 gram H2SO4
E.19,6 gram H2SO4

25.Diketahui reaksi: Fe(s) + 2HCl(aq) → FeCl2(aq) + H2(g) , jika 10 gram besi direaksikan dengan HCl 1M dihasilkan 12,7 gram FeCl2 maka sisa besi yang tidak bereaksi adalah...
A.9,0 gram
B.8,8 gram
C.6,6 gram
D.5,0 gram
E.4,4 gram

26.Sebanyak 2,4 gram logam Mg (Ar = 24) direaksikan dengan larutan HCl 1M. Agar semua logam Mg habis bereaksi diperlukan HCl sebanyak…
A.50 ml
B.100 ml
C.200 ml
D.250 ml
E.400 ml

27.Sebanyak 200 ml larutan Pb(NO3)2 0,4M dicampur dengan 200 ml larutan KI 0,4M menurut persamaan reaksi: Pb(NO3)2(g) + 2KI(aq) → PbI2(s) + 2KNO3(aq) . Pereaksi yang tersisa adalah ……….
A.0.06 mol KI
B.0.04 mol KI
C.0.02 mol KI
D.0.06 mol Pb(NO3)2
E.0.04 mol Pb(NO3)2

28.Persamaan reaksi: Fe(s) + 2HCl(aq) → FeCl2(aq) + H2(g) , jika 7 gram logam Fe(Ar=56) dimasukkan ke dalam 500 ml larutan HCl 0,2M (Mr = 36,5) maka massa zat yang tersisa adalah …….
A.0,70 gram HCl
B.1,40 gram logam Fe
C.3,65 gram HCl
D.4,20 gram logam Fe
E.7,30 gram logam Fe

29.Diketahui reaksi: Zn(s) + 2HCl(aq) → ZnCl2(aq) + H2(g) , jika 7 gram seng dimasukkan ke dalam 200 ml HCl 1M maka massa Zn (Ar = 65) yang tersisa adalah…..
A.0,5 gram
B.2,0 gram
C.2,5 gram
D.5,0 gram
E.5,1 gram

30.Berdasarkan persamaan reaksi: Na2CO3(s) + HCl(aq) → NaCl(aq) + CO2(g) + H2O(g) (belum setara). Jumlah gas CO2 (STP) yang diperoleh dari 5,3 gram Na2CO3 (Mr = 106) adalah
A.1,12 liter
B.2,24 liter
C.3,36 liter
D.4,48 liter
E.5,30 liter

Latihan Hidrokarbon

KERJAKAN DILEMBAR KERTAS ULANGAN DAN DIKUMPULKAN SAAT PELAJARAN KIMIA
1. Write the structural formula or geometrical structural for the following compounds.
a. Cis-3,4-dimethylheptene
b. Cis-3,4-dichloroheptene
c. Trans-3,4-dimethylhex-3-ene
d. Trans-3,4-dibromohex-3-ene
e. 3-isopropylhex-2ene
f. 2-isopropyl-3-methylpent-1-ene
g. 4,4-dimethylpent-2-yne

2. Observe, is naming following according or unmatched to nomenclature IUPAC.Otherwise, writes name of IUPAC.
a. 3,4,4-trimethylheksane
b. 4-ethyl-3-methylpentane
c. 2-methyl-3-ethylpentane
d. 2-methyl-3-pentene
e. 1-methyl-2-butene
f. 2-ethyl-2-pentene
g. 3-isopropyl-2-methyl-2-pentene
h. 3-isopropyl-2-pentene

3. Write the major product reaction to :

a. CH3-CH2 – CH(CH3)– CH3 + Br2 (ultra violet)-->
b. CH2=CH – CH(CH3)– CH3 + Cl2 -->
c. CH2=CH – CH2- CH2– CH3 + HCl -->
d. CH2=CH – CH2- CH2 – CH3 + HBr (peroksida)-->
e. CH3CH2Cl + KOH (dalam alkohol)-->
f. CH3CHClCH2-CH3 + KOH (dalam air) -->

Tuesday, September 1, 2009

Ikatan Kimia

A. Pendahuluan
Ikatan adalah sesuatu yang menghubungkan sesuatu hal dengan hal yang lain. Dalam kehidupan sehari-hari selalu ada ikatan antara sesama manusia. Misalnya ikatan antara kakak dan adik dalam keluarga, guru dan murid, bapak dan anak . Dalam ikatan kimia ada ikatan yang menghubungkan unsur-unsur untuk membentuk suatu senyawa. Ikatan ini terbentuk agar unsur-unsur mengalami kestabilan.
Jenis-Jenis Ikatan :
B.Kestabilan Atom
Tujuan pembentukan ikatan kimia adalah agar terjadi pencapaian kestabilan suatu unsur.
Elektron yang berperan pada pembentukan ikatan kimia adalah elektron valensi dari suatu atom/unsur yang terlibat.
Teori Oktet dan Duplet
W Kossel dan G.N Lewis berpendapat atom
disebut stabil jika mempunyai konfigurasi elektron mirip gas mulia yaitu pada kulit terakhir mempunyai 8 elektron (oktet) atau 2 elektron (duplet jika jumlah kulit hanya 1)
Salah 1 petunjuk dalam pembentukan ikatan kimia adalah adanya 1 golongan unsur yang stabil yaitu golongan VIIIA atau golongan 18 (gas mulia). Maka dari itu, dalam pembentukan ikatan kimia; atom-atom akan membentuk konfigurasi elektron seperti pada unsur gas mulia.
Unsur gas mulia mempunyai elektron valensi sebanyak 8 (oktet) atau 2 (duplet, yaitu atom Helium).


Kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti gas mulia terdekat dikenal dengan istilah Aturan Oktet

Ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul dengan cara sebagai berikut :
a) atom yang 1 melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron
(serah terima elektron)

1. Melepaskan elektron
contoh: 11Na : 2.8.1 (tdk stabil) → 11Na+ : 2.8 (stabil) + e
12 Mg : 2.8.2 (tdk stabil) → 12Mg+2 : 2.8 (stabil) + 2e
Berlaku untuk atom yang mempunyai elektron valensi 2 atau 1

2. Menangkap elektron
contoh: 9F : 2.7 (tidak stabil) + e → 9F- : 2.8 (stabil)
8O : 2.6 (tidak stabil) + 2e → 8O-2 :2.8 (stabil)
Berlaku untuk atom yang mempunyai elektron valensi 6 atau 7

b) Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom yang berikatan. Terjadi pada atom-atom yang mempunyai energi ionisasi yang tinggi sehingga sukar melepaskan elektron dan yang mempunyai afinitas elektron rendah sehingga sukar mengikat elektron.
cont : HF
1H :1 (belum stabil) stabil setelah disumbang 1elektron dari Cl
17Cl : 2.8.7 (belum stabil)stabil setelah disumbang 1 elektron dari H



C. Struktur Lewis
Adalah lambang atom yang dilengkapi dengan elektron valensinya.
Melukis Struktur Lewis
Titik-titik mewakili elektron valens ini diisi satu persatu dahulu; biasanya dalam urutan:
dari kanan ke kiri kemudian ke atas dan bawah, sehinggalah kesemua empat sukuan tersebut berisi dengan satu elektron. Elektron ke-5 seterusnya
akan diisikan secara berpasangan.


Soal Latihan

1.Ramalkan atom-atom di bawah ini melepas atau mengikat elektron !

a.38Sr
b.19K
c.16S
d.37Rb
e.35Br
f.20Ca
g.53I
h.56Ba

2. Gambarkan struktur Lewis dari atom-atom dibawah ini!
a.35Br
b.54Xe
c.34Se
d.56Ba
e.19K
f.14Si
g.33As
h.17Cl

Soal Struktur Atom dan SPU

JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI DENGAN BENAR!

1.Hitunglah jumlah proton, elektron dan neutron dari unsur-unsur di bawah ini :


2.Gambarlah model atom menurut Thompson!
3. Tentukan pasangan-pasangan dari isotop, isobar dan isoton dari unsur-unsur di bawah ini!



4. Terangkan Sistem periodik menurut Dobereiner!
5. Tuliskan konfigurasi elektron dari atom-atom berikut dan tentukan elektron valensinya!
a.19 K b. 56Ba c.53I d.36Kr
6. Tulislah unsur-unsur yang termasuk dalam golongan Alkali Tanah!
7. Tentukan golongan dan periode dari unsur-unsur di bawah ini!
a. 38 Sr b. 17Cl c.36Kr d. 33As
8. Sebutkan sifst-sifat keperiodikan unsur dan jelaskan dalam satu periode!
9.Tembaga di alam terdiri atas isotop Cu-65(40%) dan isotop Cu-63(60%).Hitunglah Ar dari Cu!
10. Jika diketahui massa atom relatif unsur X adalah 36. Hitunglah massa rata-rata dari unsur tersebut!

Sunday, August 2, 2009

Unsur, Senyawa, Campuran ,Larutan, Koloid dan Suspensi)

Zat / Materi / benda adalah segala sesuatu yang mempunyai masa dan menempati ruang. Misalnya kursi, jika ditimbang mempunyai masa, dan juga membutuhkan tempat atau ruang untuk meletakkannya, maka kursi termasuk materi atau zat. Melihat keanekaragaman benda yang ada di sekitar kita rasanya tidak mungkin untuk mengelompokkan setiap benda di bumi menjadi kelompok-kelompok yang lebih sederhana. Tapi ilmu pengetahuan alam terutama kimia dapat meringkas semua benda yang ada di dunia menjadi beberapa kelompok sederhana. Benda atau materi yang ada di bumi secara sederhana dapat dibedakan menjadi :

  • Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang terdiri dari satu jenis partikel / atom yang tidak dapat dipisahkan menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Di dunia ada 114 unsur yang sudah ditemukan yang dapat kita lihat pada Tabel Periodik Unsur-Unsur. Beberapa contoh unsur adalah Aluminium (Al), Argon (Ar), Oksigen (O), Hidrogen (H), Karbon (C) dan lain-lain.
  • Senyawa
Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri dari susunan beberapa partikel unsur / atom. Massa unsur-unsur partikel penyusun senyawa memiliki perbandingan tetap. Unsur-unsur penyusun senyawa tidak dapat dipisahkan dengan reaksi kimia biasa. Senyawa di dunia terdapat sangat banyak bahkan tak terhingga. Beberapa contoh senyawa adalah Air (H2O), Karbon Monoksida (CO), Karbon Dioksida (CO2), Asam Lambung (HCl), Freon (CFC), dan masih banyak lagi.
  • Campuran

Campuran adalah zat yang terdiri dari beberapa zat penyusun dan masih dapat dipisahkan dengan reaksi kimia biasa. Partikel-partikel campuran dapat dipisahkan. Ada beberapa metode pemisahan campuran seperti penguapan, penyaringan, sublimasi, destilasi dan lain-lain. Secara sederhana campuran juga dibedakan menjadi 3 yakni

a. Larutan

Larutan adalah campuran dua zat atau lebih yang terdiri dari zat terlarut dan pelarut. Ukuran partikel larutan sangat kecil, kurang dari 1 nm, sehingga tidak dapat dilihat dengan menggunakan microskop ultra sekalipun. dan tidak dapat dibedakan antara zat terlarut dan medium pelarutnya. Contoh larutan gula, kita tidak bisa membedakan mana gula mana air dalam larutan gula. Beberapa contoh larutan adalah larutan garam, larutan asam basa dan lain-lain.

b. Koloid

Koloid adalah campuran yang terdiri dari partikel terdispersi dan pertikel pendispersi. Ukuran partikel koloid terletak antara 1 nm - 100 nm. Partikel koloid dapat dipisahkan dengan menggunakan penyaring ultra. Koloid memiliki beberapa sifat yang khas yang akan dijelaskan pada artikel berikutnya. Beberapa contoh koloid adalah susu, buih, santan, agar-agar, mutiara, gelas berwarna dan masih banyak lagi.

c. Suspensi

Suspensi adalah campuran yang ukuran partikelnya lebih dari 100 nm. Beberapa contoh campuran adalah es cendol, campuran batu kali dengan pasir dan lain-lain.

DOWNLOAD KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2018 SMP/MTS SMA/MA/ SMK/MAK

Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya pemerintah lebih awal merilis dan mempublikasikan Kisi-kisi untuk Ujian Nasional tahu...