Monday, March 4, 2013
Isotop, Isobar, dan Isoton
Materi kimia kelas X
yang akan sobat pelajari sekarang adalah Isotop, Isobar, dan Isoton. Sobat
Materi Kimia SMA pernah mendengar unsur karbon?
Berdasarkan data hasil
percobaan spetrograf massa, ternyata karbon terdiri atas atom-atom dengan nomor
massa yang berbeda, yaitu 12, 13, dan 14. Namun, meskipun memiliki nomor
massa yang berbeda, nomor atom dari karbon hanya ada satu, yaitu 6.
Ketiga
Saturday, March 2, 2013
Percobaan Fisika Asyik: Bel Listrik Rumah
Sahabat fisika pastinya ada beberapa yang di rumahnya memasang bel rumah kan? Nah pada postingan kali ini, admin akan menjelaskan cara membuat bel listrik sederhana.
Alat dan Bahan
- Gunting
- Obeng
- Selotip khusus kabel
- Kabel sepanjang 2 m
- Lampu 5 watt warna-warni
- Rumahan Lampu 1 buah
- Saklar 1 buah
- Kepala ujung kabel untuk menyambungkan ke stop kontak 1 buah
- Bel listrik 1 buah
- Lampu 5 watt
- Rumahan Lampu
- Saklar
- Kepala Ujung Kabel
- Bel Listrik
Langkah Pembuatan
- Potong kabel sepanjang 10 cm sebanyak 2 potong, sehingga sisa kabel 2 m tersebut menjadi 180 cm
- Ambil salah satu potongan kabel sepanjang 10 cm tersebut, lalu sambungkan dengan kabel bel listrik sesuai warna
- Sambungkan kembali ujung kabel yang belum terpasang ke rumahan lampu
- Ambil kabel sepanjang 10 cm yang kedua, lalu menggabungkan menjadi 2 pasang di dalam rumahan lampu, sesuai warna
- Tahap kelima inilah yang cukup rumit, pertama sambungkan ujung kabel yang tersambung dengan rumahan lampu, lalu diparalelkan dengan sisa kabel sepanjang 180 cm tadi dengan saklar, seperti pada gambar di bawah ini
- Sambungkan ujung kabel terakhir dengan kepala ujung kabel.
- Bel siap digunakan.
Friday, March 1, 2013
Sifat Koligatif Larutan
Sobat Materi Kimia SMA, bab pertama yang akan
sobat pelajari di kelas XII
ini adalah sifat koligatif larutan.
Apa ya sifat koligatif itu? Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang
tidak bergantung pada jenis zat terlarut, tap tergantung pada jumlah /
konsentrasi-nya. Sifat koligatif berbeda dengan sifat-sifat larutan yang telah
sobat pelajari sebelumnya, seperti daya hantar listrik,
Reaksi Redoks dan Elektrokimia
Sobat Materi Kimia SMA, masih ingat
apa itu redoks? Coba sobat jawab, apa itu reaksi reduksi? Dan apa reaksi
oksidasi? Di kelas X lalu sobat
sudah mempelajarinya kan. Di materi kimia kelas XII ini, sobat akan mempelajari kembali dan memahami lebih
dalam tentang reaksi redoks berdasarkan perubahan biloks.
Silahkan sobat klik
materi yang akan sobat pelajari di Bab Reaksi Redoks dan Elektrokimia
Unsur Utama
Sobat materi kimia SMA, masih ingat
unsur-unsur apa saja yang menjadi unsur utama? Atau golongan apa saja di Sistem
Periodik yang “anggota-nya” merupakan unsur utama? Sobat semua sudah mempelajarinya di Bab Struktur atom kelas XI,
coba dibuka lagi materinya. Di kelas XII sekarang sobat akan mempelajari lebih dalam mengenai unsur-unsur
golongan utama.
Salah satu contoh unsur
utama yang sering
Unsur-unsur Transisi Perioda ke Empat
Unsur-unsur utama telah
sobat materi kimia SMA
pelajari, bab ke empat sekarang sobat akan mempelajari unsur-unsur transisi, khususnya yang berada di perioda ke
empat pada sistem periodik. Coba sobat lihat unsur-unsur transisi apa saja di
perioda empat? Kira-kira dari kesepuluh unsur tersebut unsur apa yang sering
sobat temukan sehari-hari?
Mungkin ada sobat yang
bingung, kenapa unsur-unsur
Senyawa Karbon
Sobat Materi Kimia SMA masih ingat
bagaimana kekhasan atom karbon? Sobat bisa lihat materinya di Bab Hidrokarbon dan Minyak Bumi sewaktu kalian kelas X. Di kelas XII sekarang sobat akan mempelajari lagi senyawa karbon yang memiliki gugus fungsi.
Sobat semua sudah tau apa
itu gugus fungsi?
Gugus fungsi atau disebut
juga gugus fungsional hidrokarbon merupakan atom atau gugus atom yang terikat
bagaimana kekhasan atom karbon? Sobat bisa lihat materinya di Bab Hidrokarbon dan Minyak Bumi sewaktu kalian kelas X. Di kelas XII sekarang sobat akan mempelajari lagi senyawa karbon yang memiliki gugus fungsi.
Sobat semua sudah tau apa
itu gugus fungsi?
Gugus fungsi atau disebut
juga gugus fungsional hidrokarbon merupakan atom atau gugus atom yang terikat
Benzena dan Turunannya
Bab ke enam pada materi kimia kelas XII, sobat
semua masih mempelajari senyawa karbon, yaitu sobat akan mempelajari Benzena dan Turunannya.
Mungkin diantara sobat Materi Kimia SMA yang membaca
uraian ini ada yang sedikit bingung, karena istilah benzena masih “baru” di
telinga sobat. Sebenarnya, banyak bahan-bahan di sekitar kita yang mengandung
benzena atau turunannya, misalnya detergen,
Makromolekul
Menurut sobat Materi Kimia SMA, dilihat dari
segi bahasa, apa yang dimaksud makromolekul?
Makromolekul merupakan molekul yang sangat besar dengan ukuran 10-104
Ao, yang terbentuk dari ratusan bahkan ribuan atom. Sebagian
makromolekul memiliki struktur yang teratur dan karakteristik, tersusun dari
unit-unit terkecil dan berulang. Makromolekul ini dinamakan polimer, dan unit
terkecilnya dinamakan
Lemak
Saya yakin kata lemak sudah tidak asing lagi
buat sobat Mater Kimia SMA.
Apa yang pertama kali sobat pikirkan ketika mendengar kata lemak? Sepertinya
gendut atau gemuk, hehehe. Kegemukan memang identik dengan lemak, orang yang
gemuk itu artinya cadangan lemak yang ia timbun dalam tubuhnya lebih banyak
dari orang yang lebih kurus.
Untuk memperdalam
pengetahuan sobat semua tentang lemak, materi
Percobaan Fisika Asyik: Roket Air
Pada percobaan kali ini, budakfisika akan menjelaskan cara membuat roket air. Untuk membuatnya diperlukan alat dan bahan yang sederhana saja. Langsung saja kita buat yuk.
Alat dan Bahan
- 2 buah botol bekas air mineral, lebih baik lagi yang bekas soda karena lebih kuat
- Pipa paralon 1/2 inch, panjangnya kira-kira 1 meter
- Pipa paralon 1 inch, kira-kira 10 cm
- Lembaran polycarbonate (dipakai untuk atap kanopi) atau bisa pula styrofoam dan kardus bekas, tetapi cepat rusak.
- 10-11 cable ties (pengikat kabel) ukuran besar
- Pentil (air intake) sepeda motor
- Potongan karet ban dalam
- Penutup pipa paralon (dop; yang tanpa ulir) ukuran 1/2 inch
- Kertas koran, lakban bening, lakban hitam tebal, double tape
- Gunting, cutter, penggaris, lem paralon, serta lem super
Langkah Pembuatan Roket
- Ambil satu botol plastik. potong bagian bawahnya. lalu masukkan koran bekas dan padatkan di ujung botol. Agar gulungan kertas tidak berpindah, bisa direkatkan dengan selotip. Ambil botol plastik lainnya dan satukan dengan botol lainnya. Perkuat dengan lakban bening.
- Ambil lembaran polycarbonate. buat pola/model sirip, lalu gunting. bisa 3 atau 4 lembar untuk satu roket. Kemudian, dengan doubletape rekatkan potongan polycarbonate tadi di bagian bawah roket (bagian botol yang tidak ada gulungan korannya). Perkuat dengan lakban bening.
- Posisi siripnya harus seimbang di sekeliling roket. Bila menggunakan 4 sirip, letaknya saling berhadapan.
- Buka tutup botol bagian bawah roket, lubangi dengan cutter (hinga muat untuk memasukkan paralon 1/2 inch). Kemudian ambil potongan karet ban dalam, potong berbentuk lingkaran. hingga menjadi karet penyekat tutup botol. Tutup kembali botol dengan penutup berpenyekat tadi. dan pembuatan roket selesai.
Langkah Pembuatan Peluncur
- Masukkan paralon 1/2 inch sampai mencapai setengah botol plastik bagian bawah. Tandai dengan lakban hitam.
- Susun 10 – 11 cable ties di atas meja. ratakan dengan penggaris. Setelah rapi, rekatkan lakban agar susunannya tidak berubah.
- Lilitkan susunan cable ties di sekeliling paralon 1/2 inch yang telah diberi tanda lakban hitam. perhatikan posisinya agar ‘kepala’ cable ties mencengkram mulut botol. Rekatkan susunan ties pada paralon dengan lakban dan diperkuat dengan mengikatnya dengan cable ties yang lain.
- Masukkan potongan paralon 1 inch hingga memperkuat/mengikat cengkraman susunan cable ties pada mulut botol. Fungsi paralon besar ini adalah sebagai kunci pengaman.
- Ambil dop penutup paralon, lubangi dan pasang pentil diatasnya. kemudian rekatkan dengan lem yang kuat.
- Pasang dan lem dop penutup pada ujung pipa paralon 1/2 inch yang lain. hingga peluncur dan roket siap digunakan.
Cara Pemakaian
- Buka pipa peluncur, dan masukkan air sampai kira-kira 1/4 bagian botol. masukkan kembali pipa peluncur dan arahkan roket ke atas sampai cable ties benar-benar mencengkram mulut botol. pasang kunci pengamannya.
- Bila air merembes keluar, maka seal tidak berfungsi dengan baik. ganti kembali seal karet.
- Pompa udara kedalam botol melalui pentil di bagian bawah peluncur. jangan terlalu tinggi tekanannya (awas botol pecah).
- Bila sudah mencukupi tarik kunci pengaman ke bawah. dan roket pun meluncur.
Subscribe to:
Posts (Atom)
DOWNLOAD KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2018 SMP/MTS SMA/MA/ SMK/MAK
Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya pemerintah lebih awal merilis dan mempublikasikan Kisi-kisi untuk Ujian Nasional tahu...

