Wednesday, March 30, 2016

hafal Qur'an, minimal 20 juz, bisa diterima masuk UM tanpa tes

Info baru dari Universitas Negeri Malang

Alhamdulillah,
Rektor UNM sdh mengeluarkan Peraturan Rektor ttg Seleksi Masuk Jalur Prestasi. Termasuk diantaranya mrk yg hafal Qur'an, minimal 20 juz, bisa diterima masuk UM tanpa tes, bebas UKT selama 1 tahun, boleh pilih jurusan apapun.
Monggo didownload Peraturan Rektor UM ttg hal itu di www.um.ac.id.

Alhamdulillah...para penghafal Quran di Indonesia mulai diperhatikan oleh pemerintah.
Moga Alloh makmurkan negara kita ini....

Mari bersemangat untuk mendidik anak2 kita untuk menjadi penghafal Quran....dan selalu luruskan niat...hanya untuk Alloh semata.
[29/03 12:35] ‪+62 852-7999-7908‬: Assalamu'alaikum.wr.wb.
Mohon di informasikan ke adek2 kita klas XII SMA

Dari Unand menerima mahasiswa baru melalui jalur khusus yaitu bagi siswa kelas XII  SMA yang hafal Al-Qur'an minimal 3 juz akan diterima Unand langsung tanpa tes(ujian) masuk ke Unand
Bagi yg IPA bebas memilih jurusan apapun di Unand

Tuesday, March 29, 2016

Pembelajar

Seorang pembelajar dapat berpikir logis yang ditandai dengan kemampuan  mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Kemampuan tersebut mengacu pada teori Bloom yang sangat terkenal dan telah diaplikasikan secara luas dalam sistem pendidikan di Indonesia.

Pembelajar juga menguasai ilmu pengetahuan yang ditandai dengan menguasi fakta, konsep, prosedur, dan metakognitif. Penguasan fakta menjadi bagian penting dalam penerapan K-13 bagi siswa dan guru. Pengenalan fakta juga sangat pending bagi kepala sekolah dan pengawas. Mencatat fakta sebagai seperti : (1) lima orang siswa bertanya tentang materi pelajaran (2) siswa berkolaborasi merumuskan masalah (3) siswa menunjukkan beragam argumentasi, (4) siswa mengolah informasi yang didapatnya menjadi karya bersama. Catatan seperti itu menjadi bahan bukti bahwa proses belajar siswa aktif. Di samping itu, fakta menjadi landasan penilaian. Dengan fakta semacam ini, kepala sekolah atau pengawas dapat mengukur pemenuhan standar yang mengacu pada kriteria. 

Seorang pembelajar menguasai penerapan pengetahuan yang ia miliki. Menguasai langkah-langkah yang harus dilakukannya seperti seorang siswa menguasai langkah-langkah yang logis dalam memecahkan soal matematika. Seperti, seorang guru yang mendorong siswa menghimpun fakta dari fenomena yang mereka angkat dari kehidupan, merumuskan masalah,  mengeksplorasi informasi untuk menyelesaikan masalah, dan membangun pengalaman menangani proses yang tepat untuk mendapatkan karya. Berkativitas dan berkarya bagaikan penjahit yang memilih kain, memotong kain, menjahit, dan menunjukkan pakaian yang telah dibuatnya. 

Pembelajar belajar dari pengalaman yang dibangunnya. Pengetahuan tentang teorinya bertambah, interaksi dengan sesamanya menyebabkan dia tahu posisi hasil karyanya. Kualitas dilihatnya dari mutu produk sejenis yang dihasilkan orang-orang. Semakin kuat keunggulan dari produk sejenis, maka makin tinggi karya yang dihasilkan. Pembelajar juga belajar dari kegagalan dan keberhasilannya dalam proses kerja. Darinya ia belajar untuk memperbaiki proses kerjanya. Karena itu, mencatat berbagai hal yang penting menurut dirinya menjadi masukan berharga dalam memperbaiki pekerjaan. Bagaikan dokter yang memiliki kartu catatan individu pasiennya.  Dokter tahu efektivitas kerjanya, dan ketidakberdayaannya dalam menangani pasiennya, sekali pun kematian bukan bagian dari kuasanya. 

Mestinya guru juga punya catatan seperti dokter yang sedang merawat pasiennya. Darinya ia belajar, darinya ia menambang pengetahuan, darinya ia menulis laporan tentang keberhasilan. Karena itu laporan best practice dipandang penting karena guru pembelajar dapat memperoleh pengatahuan tentang efektivitas kerjanya dalam memfasisiltasi siswa belajar. Ketajaman daya analisisnya diasah saat ia membicarakan pengalaman terbaiknya dengan teman sejawatnya.  Saling bertukar pengalaman, saling bertukar terori, saling bertukar ide, saling belajar, itulah proses metakognitif yang sesungguhnya. Belajar tentang cara belajar untuk memperbaiki proses kerjanya dan meningkatkan hasil kerjanya. 

Pembelajar adalah insan yang selalu meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki karyanya dengan bantuan teknologi informasi. Darinya dengan mudah ia memperoleh informasi dan menggunakan informasi untuk berinovasi dan berkreasi untuk menghasilkan karya. Yang tekun menyerap informasi belum cukup untuk menyandang predikat pembelajar. Bagi pembelajar informasi yang didapatkannya harus ia gunakan untuk merumuskan informasi baru yang makin besar manfaatnya. Ia selalu menghasilkan O....O.....O.....O..... setiap ia dapatkan hal baru dalam hidupnya.

Hasil UN Masuk Komponen Penilaian SNMPTN

Menristekdikti Prof Muh Nasir PhD Akt  menegaskan kembali kalau nilai Ujian Nasional (UN) siswa SMA sederajat tahun 2016 ini akan menjadi salah satu komponen dalam penilaian Seleksi Nasionaol Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016. Kebijakan ini baru pertama kalinya dilakukan sebagai salah satu cara memotivasi siswa agar serius dalam mengerjakan UN.

Tahun tahun sebelumnya UN hanya menjadi pertimbangan pada SNMPTN, tetapi tahun ini masuk menjadi komponen penilaian SNMPTN. Selain itu persoalan indeks integritas siswa atau sekolah akan dijadikan acuan penting dalam penentuan kuota SNMPTN tahun depan.

"Kalau dalam evaluasi nantinya banyak terjadi kecurangan nilai rapor siswa SMA sederajat saat mendaftar SNMPTN 2016 ini, maka tahun depan kuota SNMPTN akan diturunkan lagi dibanding sekarang, tetapi kalau nilai indeks integritas lewat rapor dan UN tinggi maka ada kemungkinan kuota SNMPTN tahun depan naik lagi" ujar Menristekdikti.

Menteri mengakui kalau tahun-tahun lalu banyak sekolah menengah yang tidak jujur atau nilai indeks integritasnya rendah. Sehingga wajar kalau kalangan perguruan tinggi lebih suka bentuk seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) dibanding SNMPTN sebagai cara masuk PTN. Karena lewat tes SBMPTN sangat sangat kecil peserta tidak jujur. Sementara SNMPTN merupakan seleksi tanpa tes dan hanya berdasarkan rapor sem 1 sd 5 saat di SMA sederajat dan banyak sekolah yang tidak jujur dengan nilai tersebut.
Namun menteri juga tidak serta merta lalu menghapus SNMPTN tahun 2017 mendatang jika pada SNMPTN tahun ini nantinya ditemukan banyak SMA yang curang.

Sunday, September 28, 2014

spektofotometri

Spektrofotometri merupakan suatu metoda analisa yang didasarkan pada pengukuran serapan  sinar monokromatis oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombamg spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau kisi difraksi dengan detektor fototube.
Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan spektrofotometri.
Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu pemeriksaan visual dengan studi yang lebih mendalam dari absorbsi energi. Absorbsi radiasi oleh suatu sampel diukur pada berbagai panjang gelombangdan dialirkan oleh suatu perkam untuk menghasilkan spektrum tertentu yang khas untuk komponen yang berbeda.
Absorbsi sinar oleh larutan mengikuti hukum Lambert-Beer, yaitu :
A =     log ( Io / It )         =  a b c
Keterangan  : Io = Intensitas sinar datang
It = Intensitas sinar yang diteruskan
a = Absorptivitas
b = Panjang sel/kuvet
c = konsentrasi (g/l)
A = Absorban
Spektrofotometri merupakan bagian dari fotometri dan dapat dibedakan dari filter fotometri sebagai berikut :
1. Daerah jangkauan spektrum
Filter fotometr hanya dapat digunakan untuk mengukur serapan sinar tampak (400-750 nm). Sedangkan spektrofotometer dapat mengukur serapan di daerah tampak, UV (200-380 nm) maupun IR (> 750 nm).
2. Sumber sinar
Sesuai dengan daerah jangkauan spektrumnya maka spektrofotometer menggunakan sumber sinar yang berbeda pada masing-masing daerah (sinar tampak, UV, IR). Sedangkan sumber sinar filter fotometer hanya untuk daerah tampak.
3. Monokromator
Filter fotometere menggunakan filter sebagai monokrmator. Tetapi pada spektro digunakan kisi atau prisma yang daya resolusinya lebih baik.
4. Detektor
-   Filter fotometer menggunakan detektor fotosel
-   Spektrofotometer menggunakan tabung penggandaan foton atau fototube.
Komponen utama dari spektrofotometer yaitu :
  1. 1. Sumber cahaya
Untuk radisi kontinue :
-         Untuk daerah UV dan daerah tampak :
-         Lampu wolfram (lampu pijar) menghasilkan spektrum kontiniu pada gelombang 320-2500 nm.
-         Lampu hidrogen atau deutrium (160-375 nm)
-         Lampu gas xenon (250-600 nm)
Untuk daerah IR
Ada tiga macam sumber sinar yang dapat digunakan :
-         Lampu Nerst,dibuat dari campuran zirkonium oxida (38%) Itrium oxida  (38%) dan erbiumoxida (3%)
-         Lampu globar dibuat dari silisium Carbida (SiC).
-         Lampu Nkrom terdiri dari pita nikel krom dengan panjang gelombang 0,4 – 20 nm
-      Spektrum radiasi garis UV atau tampak :
-       Lampu uap (lampu Natrium, Lampu Raksa)
-       Lampu katoda cekung/lampu katoda berongga
-       Lampu pembawa muatan dan elektroda (elektrodeless dhischarge lamp)
-       Laser
  1. 2. Pengatur Intensitas
Berfungsi untuk mengatur intensitas sinar yang dihasilkan oleh sumber cahaya agar sinar yang masuk tetap konstan.
  1. 3. Monokromator
Berfungsi untuk merubah sinar polikromatis menjadi sinar monokromatis sesuai yang dibutuhkan oleh pengukuran
Macam-macam monokromator :
-   Prisma
-   kaca untuk daerah sinar tampak
-   kuarsa untuk daerah UV
-   Rock salt (kristal garam) untuk daerah IR
-  Kisi difraksi
Keuntungan menggunakan kisi :
-   Dispersi sinar merata
-   Dispersi lebih baik dengan ukuran pendispersi yang sama
-   Dapat digunakan dalam seluruh jangkauan spektrum
  1. 4. Kuvet
Pada pengukuran di daerah sinar tampak digunakan kuvet kaca dan daerah UV digunakan kuvet kuarsa serta kristal garam untuk daerah IR.
  1. 5. Detektor
Fungsinya untuk merubah sinar menjadi energi listrik yang sebanding dengan besaran yang dapat diukur.
Syarat-syarat ideal sebuah detektor :
-         Kepekan yang tinggi
-         Perbandingan isyarat atau signal dengan bising tinggi
-         Respon konstan pada berbagai panjang gelombang.
-         Waktu respon cepat dan signal minimum tanpa radiasi.
-         Signal listrik yang dihasilkan harus sebanding dengan tenaga radiasi.
Macam-macam detektor :
-    Detektor foto (Photo detector)
-      Photocell
-      Phototube
-      Hantaran foto
-      Dioda foto
-      Detektor panas
  1. 6. Penguat (amplifier)
Berfungsi untuk memperbesar arus yang dihasilkan oleh detektor agar dapat dibaca oleh indikator.
  1. 7. Indikator
Dapat berupa :
-         Recorder
-         Komputer

Friday, September 19, 2014

CARA MEMBUAT PROBIOTIK BONGGOL PISANG

Cara membuat probiotik dengan bonggol pisang adalah sebagai berikut :

Pastikan bahwa pohon pisang tsb benar dalam keadaan sehat tidak terkena suatu penyakit apapun
Cari pohon pisang yg hidup berdekatan dengan pohon bambu
Ambil bonggol pisang dari pohon yg sudah berbuah tapi belum mati
Bonggol pisang tidak boleh disimpan lebih dari semalam dari penebangan
Pengambilan bonggol pada pagi atau sore hari
Kupas bonggol pisang (3 kg) sampai bersih, cuci dengan air sumur
Cacah halus kalau bisa di blender tapi jgn terlalu halus, asal hancur saja
Didihkan air sebanyak 5 liter, kemudian masukan gula merah 1 kg dalam air mendidih tersebut. Didihkan selama 30 menit
Dinginkan ... harus benar2 dingin
Sterilkan wadah (jerigen/botol aqua galon .. apa saja) bisa dgn disiram air panas, atau semprot dengan alkohol 70% sebelumnya
Campurkan bonggol pisang yg sudah dicacah/blender dengan larutan gula kemudian masukan dalam wadah yg sdh di sterilkan tadi
Tutup rapat wadah dan simpan minimal selama 15 hari baiknya 1 bulan
Jika ada indikasi timbul gas sebaiknya pakai aerator sederhana dari slang dan botol berisi air

selamat mencoba....

Wednesday, June 18, 2014

Pengetian Atom, Unsur, Molekul, dan Senyawa

Partikel adalah sebuah satuan dasar dari benda atau materi. Bisa juga dikatakan Partikel merupakan satuan bagian terkecil dari suatu materi. Jenis Partikel ini ada 3 yaitu: atom, molekul, dan ion. Jadi baik atom, molekul, dan ion ke tiga-nya merupakan satuan terkecil dari materi yg secara umum disebut partikel.

1. Atom adalah: Satuan terkecil dari suatu materi yang terdiri atas inti, yang biasanya mengandung proton (muatan+) dan neutron (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif yaitu elektron. Ada juga yang menyebutkan bahwa atom adalah partikel penyusun unsur.

Kedua pengetian ini semuanya benar. Yang pasti atom itu :

- punya proton, neutron, elektron, (kecuali pd Hidrogen-1, yg tidak memiliki neutron)

- punya karekteristik tertentu, yaitu punya jumlah proton dan elektron yang sama (jika tdk sama disebut ion)

- atom2 yang punya karakteristik yang sama dinamakan unsur, 

2. Molekul adalah: Gabungan dari beberapa atom unsur, bisa dua atau lebih. Artinya ketika berbicara molekul maka yang dibayangkan adalah gabungan atom2 (bukan 1 atom). Molekul adalah partikel terkecil dari suatu unsur/senyawa

- Jika gabungan dari atom unsur yang sama jenisnya maka disebut Molekul Unsur, Contohnya: O2, H2, O3, S8

- Jika gabungan dari atom unsur yang berbeda jenisnya maka disebut Molekul Senyawa, Contohnya: H2O, CO2, C2H5

3. Ion adalah: atom yang bermuatan listrik, ion yang bermuatan listrik disebut kation, dan ion yang bermuatan negatif disebut anion. Kation dan anion dapat berupa ion tunggal hanya terdiri dari satu jenis atom atau dapat pula berupa ion poliatom mengandung dua atau lebih atom yang berbeda.

Beberapa Kesimpulan:

Unsur itu partikelnya bisa berupa atom/molekul unsur. Unsur2 yang partikelnya berupa atom, berarti unsur tersebut bisa berdiri sendiri atau hanya mengandung satu atom saja, penulisannya ditulis dengan lambang unsurnya, misalnya C (karbon), He (Helium). Bila partikelnya berupa molekul maka artinya unsur tersebut dibentuk dari gabungan atom yang berjenis sama, dia tidak bisa berdiri sendiri, unsur2 tersebut ditulis dengan lambang unsurnya disertai dengan jumlah atom penyusunya. Contohnya: O2, H2. Makanya unsur oksigen tidak pernah ditulis hanya huruf O saja, melainkan ditambah angka 2 sebagai arti bahwa Unsur ini dibentuk dari 2 atom oksigen.

1. Unsur adalah: Sekelompok atom yang memiliki jumlah proton yang sama pada intinya. Jumlah ini disebut sebagai nomor atom unsur. Unsur didefinisikan pula sebagai zat tunggal yang sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.

2. Senyawa: Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri atas beberapa unsur yang saling kait-mengait. Senyawa dibentuk dari minimal 2 unsur yang berbeda. Walaupun dibentuk dari unsur yang berbeda, namun senyawa tetap disebut zat tunggal, karena sifat-sifat unsur yang membentuknya tidak dapat di temukan pada senyawa. Dengan kata lain

Perbedaan Senyawa dan molekul

“setiap senyawa adalah molekul namun setiap molekul belum tentu senyawa”. Senyawa adalah gabungan minimal 2 atom berbeda, sedangkan molekul gabungan minimal 2 atom bisa sama bisa juga berbeda.

Saturday, May 3, 2014

Peralatan Laboratorium Kimia Yang Harus Diketahui

Berikut merupakan daftar beberapa peralatan yang ada di lab kimia :
  1. Gelas Kimia (beaker) : berupa gelas tinggi, berdiameter besar dengan skala sepanjang dindingnya. Berfungsi untuk mengukur volume larutan yang tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi, menampung zat kimia, memanaskan cairan, media pemanasan cairan.
  2. Labu Erlenmeyer : berupa gelas yang diameternya semakin ke atas semakin kecil dengan skala sepanjang dindingnya. Berfungsi untuk menyimpan dan memanaskan larutan, menampung filtrat hasil penyaringan, menampung titran (larutan yang dititrasi) pada proses titrasi.
  3. Gelas ukur : berupa gelas tinggi dengan skala di sepanjang dindingnya. Berfungsi untuk mengukur volume larutan tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi dalam jumlah tertentu
  4. Pipet:alat untuk mengambil cairan dalam jumlah tertentu maupun takaran bebas. Jenisnya : Pipet seukuran : digunakan untuk mengambil cairan dalam jumlah tertentu secara tepat, bagian tengahnya menggelembung. Pipet berukuran : berupa pipa kurus dengan skala di sepanjang dindingnya. Berguna untuk mengukur dan memindahkan larutan dengan volume tertentu secara tepat. Pipet tetes : berupa pipa kecil terbuat dari plastik atau kaca dengan ujung bawahnya meruncing serta ujung atasnya ditutupi karet. Berguna untuk mengambil cairan dalam skala tetesan kecil.
  5. Buret : berupa tabung kaca bergaris dan memiliki kran di ujungnya. Berfungsi untuk mengeluarkan larutan dengan volume tertentu, biasanya digunakan untuk titrasi.
  6. Tabung reaksi : berupa tabung yang kadang dilengkapi dengan tutup. Terbuat dari kaca borosilikat tahan panas, terdiri dari berbagai ukuran. Berfungsi sebagai tempat untuk mereaksikan bahan kimia, untuk melakukan reaksi kimia dalam skala kecil.
  7. Kaca arloji : terbuat dari kaca bening, terdiri dari berbagai ukuran diameter. Berfungsi sebagai penutup gelas kimia saat memanaskan sampel, tempat saat menimbang bahan kimia, tempat untuk mengeringkan padatan dalam desikator.
  8. Corong : terbuat dari plastik atau kaca tahan panas dan memiliki bentuk seperti gelas bertangkai, terdiri dari corong dengan tangkai panjang dan pendek. Berfungsi untuk menyaring campuran kimia dengan gravitasi.
  9. Cawan : terbuat dari porselen dan biasa digunakan untuk menguapkan larutan.
  10. Batang pengaduk : terbuat dari kaca tahan panas, digunakan untuk mengaduk cairan di dalam gelas kimia.
  11. Kawat kasa : kawat yang dilapisi dengan asbes, digunakan sebagai alas dalam penyebaran panas yang berasal dari suatu pembakar.
  12. Kaki tiga : besi yang menyangga ring dan digunakan untuk menahan kawat kasa dalam pemanasan.
  13. Burner / pembakar spiritus : digunakan untuk memanaskan bahan kimia.
  14. Dan masih banyak lagi.

Sunday, February 16, 2014

DOWNLOAD SOAL DAN PEMBAHASAN OSN KIMIA 2013

Bagi Anda calon peserta olimpiade kimia 2014 tentu membutuhkan latihan dan persiapan yang cukup. Salah satunya tentu dengan banyak membahas soal-soal olimpiade tahun-tahun sebelumnya.
Soal Olimpiade Kimia 2013. Download
Pembahasan Olimpiade Kimia 2013. Download

Friday, February 7, 2014

Percobaan Fisika Asyik: Kapal Othok-Othok

Ada yang tahu kapal othok-othok? Mainan sederhana ini dapat sahabat jumpai di pasar-pasar tradisional. Walaupun terkesan tidak canggih, namun mainan ini menyimpan ilmu fisika di dalamnya lho. Prinsip kerja kapal othok-othok ini memakai hukum Newton, tepatnya Hukum Newton III. Intinya begini : “Jika suatu benda diberi gaya (aksi), maka benda tersebut akan memberikan gaya (reaksi) yang sama besar kepada si pemberi gaya, dengan besar yang sama, tapi arahnya berlawanan.” Gak usah pake lama, yuk kita buat langsung.
Alat dan Bahan
  1. Gunting
  2. Seng
  3. Solder
  4. Timah
  5. Tang
  6. Permanen marker
  7. Cat minyak
  8. Kaleng bekas
Langkah Pembuatan
  1. Buat pola kabin kapal di atas kertas atau langsung saja digambar di kalengnya, tapi kalengnya dilurusin terlebih dahulu.
  2. Buat pola ruang bakar alias ketel.
  3. Potong kalengnya sesuai pola yang sudah dibuat
  4. Buat pipa saluran buang
  5. Rangkai pola yang telah dibuat tadi dengan memanfaatkan solder dan timahnya sampai jadi bentuk perahu.  
  6. Dicat jika perlu biar lebih keren.
Penjelasan
Kapal othok-othok menggunakan sarana penggerak uap air yang keluar dari dalam ketel mini yang sudah diinstal di dalam kapal. Temperatur  air yang ada di lingkungan kapal lebih rendah daripada yang ada di dalam ruang ketel mini, maka air dari dalam ketel yang sudah jadi uap karena dipanaskan mendesak ingin keluar dari ruang ketel, lalu menimbulkan gaya aksi ke air, dan reaksinya air akan mendorong si kapal othok-othok berjalan.

Thursday, February 6, 2014

Percobaan Fisika Asyik: Kapal Uap Sederhana

Pada percobaan yang menarik kali ini, kita akan membuat kapal upa sederhana. Prinsip kerja kapal uap yaitu konversi energi dari uap menjadi gerak. Dan kapal ini dapat kita buat dengan barang-barang bekas yang ada di sekitar kita seperti yang telah dicontohkan oleh Kukuh Craft ini.

Alat dan Bahan
  1. Gabus
  2. Kaleng minuman
  3. Lilin
  4. Kawat tembaga
  5. Triplek
  6. Baskom
  7. Air
  8. Cutter
  9. Gergaji
  10. Tang
  11. Korek api
  12. Double tip
Langkah Pembuatan
  1. Potong gabus dengan cutter dengan ukuran 25x10 cm dan 36x20 cm.
  2. Buang isi soda minuman, caranya melobangi bagian atas dengan paku ukuran sedang.
  3. Potong kawat dengan panjang 35 cm sebanyak dua buah untuk penyangga kaleng, lilitkan dengan tang di ujung kepala kaleng dan kaki kaleng.
  4. Potong lilin sama panjang sekitar 4 cm sebanyak 4 buah.
  5. Potong triplek 20x5 cm membentuk runcing di satu sisi.
  6. Tempelkan triplek dengan doubel-tip di gabus berukuran 25x10 cm.
  7. Isi kaleng dengan air.
  8. Tempel gabus kecil ke gabus yang besar.
  9. Taruh lilin berjejer di bawah kaleng Nyalakan lilin dengan korek.
  10. Taruh rakitan gabus dan kaleng di atas baskom berisi air dan tunggu percobaan menguap, lalu percobaan akan bergerak.

Penjelasan
Dari hasil uji coba tersebut ternyata berhasil. Air dalam kaleng mendidih dan mengeluarkan uap yang kuat karena ada energi panas dari lilin yang membuat rakitan mirip kapal tersebut jalan. Ini membuktikan adanya konversi dari energi panas ke energi uap

Friday, January 31, 2014

SKL UJIAN NASIONAL 2014

Ujian Nasional 2014 SMA akan dilaksanakan pada tanggal 14-16 april 2014 yang tentu daja sudah tidak lama lagi, oleh karena itu perlu persiapan yang matang dan
efektif guna mampu menyelesaikan soal-soal ujian nasional yang biasanya hampir serupa dengan soal-soal tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu pemerintah khususnya Depdikbud telah memberikan kisi-kisi/SKL soal yang akan diujikan pada ujian nasional nantinya. dan untuk Ujian Nasional 2014 ini ternyata masih menggunakan SKL pada Ujian Nasional tahun 2013. Download SKL Ujian Nasional 2014.

DOWNLOAD KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2018 SMP/MTS SMA/MA/ SMK/MAK

Berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya pemerintah lebih awal merilis dan mempublikasikan Kisi-kisi untuk Ujian Nasional tahu...